5 Penyebab Mimisan pada Orang Dewasa


Pada umumnya, nyaris semua orang pernah merasakan mimisan tiba-tiba. Kondisi ini dapat menyebabkan kepanikan bilamana terjadi pada anak-anak, orang dewasa atau mereka yang lanjut usia. Perlu diketahui, bahwa mimisan atau epistaksis merupakan situasi yang umum terjadi dan seringkali tidak menakut-nakuti jiwa. Lalu apa penyebab mimisan?

Penyebab Mimisan Orang Dewasa


Penyebab mimisan pada orang dewasa atau epistaksis terjadi saat pembuluh darah di dalam hidung pecah sampai-sampai darah mengalir terbit melalui lubang hidung atau ke dalam tenggorokan. Tidak laksana ingus yang lazimnya kental dan gampang dikendalikan, pada mimisan, darah bakal terus keluar andai tak dihentikan dari sumber pendarahannya.

Mimisan tiba-tiba terbit dari di antara atau kedua lubang hidung dengan masa-masa yang berbeda-beda. Ada yang mengalaminya hanya sejumlah detik, dan terdapat pula yang merasakan hingga sejumlah menit.

Beberapa kumpulan orang mempunyai risiko lebih tidak jarang mimisan, yakni anak-anak berusia 2 sampai 10 tahun, lansia, ibu hamil, orang yang tidak jarang mengonsumsi obat pengencer darah (seperti aspirin) dan obat antikoagulan, serta pengidap kelainan darah, laksana hemofilia.

Selengkapnya simak sejumlah penyebab mimisan pada orang dewasa inilah ini:


1. Gangguan pendarahan

Ketika tubuh tidak berhasil  membekukan darah, maka risiko pendarahan hebat dapat terjadi. Contohnya ialah hemofilia, yaitu saat tubuh tidak bisa memproduksi salah satu hal pembekuan darah. Akibatnya, saat perdarahan terjadi maka urusan tersebut akan susah dihentikan. Pada kesudahannya akan mengakibatkan sering mimisan.


2. Cedera hidung

Mimisan diakibatkan oleh cedera yang terjadi pada hidung dapat menciptakan pembuluh darah di dalamnya menjadi pecah. Septum atau sekat pemisah antara rongga hidung kanan dan kiri bisa bergeser, bahkan keretakan atau patah tulang pun bisa terjadi.


3. Genetik

Dalam sejumlah kasus, penyebab tidak jarang mimisan oleh gen yang diturunkan dalam keluarga. Kondisi yang jarang terjadi ini dinamakan Hemoragik Herediter Telangiektasia (HHT) dan dapat memengaruhi pembuluh darah. Gejala mimisan utamanya ialah mimisan tiba-tiba dan berulang, yang bakal memburuk seiring berjalannya waktu.


4. Sinusitis

Adanya peradangan pada lokasi sinus bisa memengaruhi pembuluh darah di dalamnya. Peradangan menciptakan area selama menjadi memerah sebab melebarnya pembuluh darah yang rentan pecah.


5. Darah tinggi
Mimisan tiba-tiba bukanlah fenomena atau dampak dari desakan darah tinggi. Meskipun jarang terjadi, desakan darah tinggi yang parah bisa memperburuk atau memperpanjang pendarahan pada seseorang yang merasakan mimisan.
Penyebab Mimisan Lainnya

Perlu diketahui, mimisan diakibatkan oleh tidak sedikit hal lainnya. Faktor pemicunya dapat berupa pemakaian obat-obatan, keturunan, sampai penyakit. Berikut ini ialah beberapa urusan yang merangsang terjadinya mimisan tiba-tiba, di antaranya:

  •     Penyebab tidak jarang mimisan seringkali tidak sengaja melukai dinding hidung
  •     Udara yang kering dan dingin. Lapisan dalam hidung yang kering menjadikannya lebih rentan terluka dan terinfeksi
  •     Mengeluarkan ingus yang terlampau kencang
  •     Bentuk hidung yang bengkok, misalnya sebab keturunan atau cedera
  •     Penggunaan obat-obatan tertentu, contohnya aspirin, antikoagulan, atau obat pelega pernapasan yang berlebihan
  •     Iritasi dampak senyawa kimia
  •     Operasi hidung
  •     Tumor pada rongga hidung
  •     Konsumsi alkohol.

Namun, bilamana mimisan telah terjadi maka Anda mesti melakukan sejumlah tips inilah ini:

  •     Tetap tenang dan duduk tegak
  •     Condongkan kepala ke depan. Memiringkan kepala kita ke belakang melulu akan mengakibatkan Anda menelan darah.
  •     Jepit lubang hidung bersama-sama dengan jempol dan jari telunjuk untuk menangkal darah mengalir deras ke lokasi mulut. Menelan darah mungkin dapat membuat kita muntah.

Gejala Mimisan yang Harus Diwaspadai

Mimisan ialah sebuah situasi yang tidak berbahaya. Meski demikian, kita tetap butuh berhati-hati sebab sering mimisan barangkali saja menunjukkan adanya penyakit-penyakit tertentu. Beberapa fenomena mimisan yang usahakan diwaspadai, antara lain:

  •     Sering mimisan dalam masa-masa singkat
  •     Detak jantung yang tidak beraturan
  •     Kesulitan bernapas
  •     Demam atau merasakan ruam
  •     Kulit berubah pucat
  •     Gejala mimisan yang disertai pendarahan dari bagian beda tubuh, contohnya pada urine
  •     Mimisan yang dilangsungkan lebih dari 30 menit. Jika urusan ini terjadi, segera pergi ke lokasi tinggal sakit
  •     Mimisan pada anak-anak berusia di bawah 2 tahun
  •     Mimisan tiba-tiba dengan volume darah yang banyak
  •     Mimisan yang terjadi sesudah operasi di wilayah hidung atau sinus.

Cara Mencegah Mimisan

Berikut ini yang dapat Anda kerjakan untuk menangkal mimisan:

  •     Beristirahat dengan kepala disanjung 30 sampai 45 derajat
  •     Jangan mengembus hidung kita atau memasukkan apa juga ke dalamnya. Jika Anda mesti bersin, buka mulut Anda sampai-sampai udara akan terbit dari mulut dan bukan melewati hidung.
  •     Jangan terlampau tegang ketika buang air besar (BAB). Gunakan pelunak kotoran, misalnya, docusate (Colace).
  •     Jangan tegang atau menunduk untuk mengusung sesuatu yang berat.
  •     Cobalah posisikan kepala kita lebih tinggi dari hati Anda
  •     Jangan merokok
  •     Makan makanan yang lembut, makanan dan minuman dingin. Tidak minum air panas paling tidak sekitar 24 jam.
  •     Jangan minum obat apa juga yang akan mencairkan darah misalnya, aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin, dan lainnya), clopidogrel bisulfate (Plavix) atau warfarin (Coumadin). Jangan berhenti minum obat apa juga tanpa terlebih dahulu menghubungi dokter.
  •     Dokter bisa merekomendasikan sejumlah bentuk salep pelumas guna bagian dalam hidung.
  •     Jika pendarahan terjadi dampak mimisan, usahakanlah untuk mencuci darah yang membeku di hidung dengan mengendus secara paksa. Obat sedangkan seperti semprot dekongestan hidung, misalnya, Afrin atau Neo-Synephrine bisa membantu. Jenis semprotan ini menyempitkan pembuluh darah. Perlu diperhatikan! Jika dipakai untuk sejumlah hari dalam satu waktu, ini bisa menyebabkan kejangkitan sehingga direkomendasikan melulu untuk pemakaian jangka pendek. Jangan pakai jika pasien penderita desakan darah tinggi.
  •     Ulangi langkah-langkah teknik menghentikan mimisan tersebut. Jika mimisan
  •     berlanjut, hubungi dokter atau segera pergi ke lokasi tinggal sakit terdekat.

Nah, kini Anda telah tahu apa penyebab mimisan sampai mencegah mimisan. Sebaiknya tidak jarang kali konsultasikan ke dokter andai sering mimisan.                       

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel